"Bodoh vs Pintar" ala Om Bob Sadino, Nasehat , Tips Trik Bisnis Bob Sadino

Setiap orang punya perjalanan hidup yang berbeda-beda dan menerjemahkan perjalanan hidupnya pun tak akan sama kedalam petuah-petuah kata yang bermakna.

Demikian pula dengan sosok Bob Sadino yang ber-azzam untuk tidak membawa ilmu yang dimilikinya keliang kubur sebelum di ajarkan kepada anak bangsa ini. Berikut tulisan-tulisan Beliau, semoga bermanfaat.

Berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini?

Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini? Atau hari kemarin? Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja? Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali? Berapa?
Bahkan itu di rumahmu sendiri. Berapa malaikat yang kau temui?
Tidak ada? Tidak mungkin! Siapa bilang? :)
Mari kita ingat-ingat lagi…
Mungkin dia yang membuatmu marah-marah karena membuatmu terbangun di tengah malam buta. Membuatmu terjaga dengan tangisan. Dan kau hanya berkata dengan bersungut-sungut, “Anak siapa sih? Rese amat malem-malem nangis. Berisik!”
Padahal mungkin ia membangunkanmu untuk sesuatu hal bermanfaat yang bisa kau lakukan di tengah malam itu.
Mungkin dia yang membuatmu sewot, ketika kau bertabrakan badan di jalan sehingga membuatmu terjatuh. Dan kau menjadi sedikit sakit dan malu. Dan kau membentaknya dengan ucapan, “Pake mata dong kalo jalan!” Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berlatih bersabar dan malahan justru jika ia tidak menabrakmu kau akan sedetik lebih cepat dan mungkin ceritanya akan berbeda. Tertabrak mobil barangkali.
Mungkin dia yang membuatmu berpikir buruk, sebab setiap hari ia selalu menengadahkan tangan padamu dengan pakaian compang-camping dan baju dekilnya. Sehingga membuat ini terbersit di pikiranmu, “Males amat sih ini orang. Badan masih seger gitu loh?” Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berpikir positif dan lebih bermurah rejeki, setidaknya bermurah senyum.
Ya. Cobalah ingat-ingat lagi. Berapa kali dalam sehari kau membentak, menghardik, membenci, berprasangka, mencibir, memaki orang lain?
Berapa kali?
Sebab mungkin sebanyak itu pulalah kau berlaku tidak sepantasnya pada malaikat.
Senyumlah setiap hari pada siapapun yang kau jumpai. Berpikirlah positif pada setiap orang yang kau temui. Perlakukanlah orang lain dengan cara yang sama seperti kau mengharapkan orang lain memperlakukanmu. Tuhan selalu “bekerja” dengan cara yang misterius. Maka, selalu lah peka dalam menyikapi semua ini. :)

Wassalam. Dari sebuah email, semoga bermanfaat.

Dongeng Sholat

Ada seorang manusia yang bertemu dengan setan di waktu subuh. Entah bagaimana awalnya, akhirnya mereka berdua sepakat mengikat tali persahabatan. 
Ketika waktu subuh berakhir dan orang itu tidak mengerjakan shalat, maka setan pun sambil tersenyum bergumam, “Orang ini memang boleh menjadi sahabatku..!”
Begitu juga ketika waktu Zuhur orang ini tidak mengerjakan shalat, setan tersenyum lebar sambil membatin, “Rupanya inilah bakal teman sejatiku di akhirat nanti..!”
Ketika waktu ashar hampir habis tetapi temannya itu dilihatnya masih juga asik dengan kegiatannya, setan mulai terdiam……
Kemudian ketika datang waktunya magrib,temannya itu ternyata tidak shalat juga, maka setan nampak mulai gelisah, senyumnya sudah berubah menjadi kecut. 
Dari wajahnya nampak bahwa ia seolah-olah sedang mengingat-ngingat sesuatu.
Dan akhirnya ketika dilihatnya sahabatnya itu tidak juga mengerjakan shalat Isya, maka setan itu sangat panik. Ia rupanya tidak bisa menahan diri lagi,dihampirinya sahabatnya yang manusia itu sambil berkata dengan penuh ketakutan, “Wahai sobat, aku terpaksa memutuskan persahabatan kita!”
 Dengan keheranan manusia ini bertanya, “Kenapa engkau ingkar janji bukankah baru tadi pagi kita berjanji akan menjadi sahabat?”.
“Aku takut!”,jawab setan dengan suara gemetar.
“Nenek moyangku saja yang dulu hanya sekali membangkang pada perintah-Nya, yaitu ketika menolak disuruh “sujud” pada Adam, telah dilaknat-Nya; apalagi engkau yang hari ini saja kusaksikan telah lima kali membangkang untuk bersujud pada-Nya (Sujud pada Allah). Tidak terbayangkan olehku bagaimana besarnya murka Allah kepadamu !”, kata setan sambil beredar pergi....semoga kita senantiasa terlindung dari godaan syetan yang terkutuk...

Apa itu Reksadana

Apa itu Reksadana?
Reksa dana adalah sarana investasi yang sederhana dimana setiap orang dengan tujuan investasi jangka panjang yang sama mengumpulkan dana mereka. Kemudian mereka menunjuk manajer yang profesional untuk mengelola dana tersebut sesuai dengan tujuan investasinya.

Mengapa setiap orang dianjurkan untuk memiliki Reksa Dana?

Alasannya sama saja mengapa orang tertarik untuk memulai suatu usaha, yaitu untuk mendapatkan tambahan uang dalam jangka panjang dan untuk ditabung guna persiapan masa yang akan datang.

Alasan lain adalah untuk menghindarkan kita dari masalah-masalah keuangan yang kompleks dengan meyerahkan hal tersebut kepada para pengelola profesional, disisi yang lain kita dapat meraih keuntungan yang menarik setelah dikurangi tingkat inflasi.

Apa saja keuntungan dengan berinvestasi di Reksa Dana?

1. Manajer Profesional.
Reksa Dana dikelola oleh manajer investasi yang handal, ia mencari peluang investasi yang paling baik untuk reksa dana tersebut. Pada prinsipnya , manajer investasi bekerja keras untuk meneliti ribuan peluang investasi bagi pemegang saham/unit reksa dana. Sedangkan pilihan investasi itu sendiri dipengaruhi oleh tujuan investasi dari reksa dana tersebut.

2. Likuiditas.
Yang dimaksud dengan likuiditas disini adalah kemampuan untuk mengelola uang masuk dan keluar dari reksa dana. Dalam hal ini yang paling sesuai adalah Reksa Dana untuk saham-saham yang telah dicatatkan dibursa dimana transaksi terjadi setiap hari, tidak seperti deposito berjangka atau sertifikat depositio periode tertentu.

3. Diversifikasi.
Diversifikasi adalah istilah investasi dimana anda tidak menempatkan seluruh dana anda di dalam suatu satu peluang investasi, dengan maksud membagi resiko. Manajer investasi memilih berbagi macam saham, sehingga kinerja satu saham tidak akan mempengaruhi keseluruhan kinerja reksa dana. Pada umumnya, reksa dana mempunyai kurang lebih 30 sampai 60 jenis saham dari berbagai perusahaan.
Bandingkan situasi diatas jika anda membeli sendiri saham secara langsung, anda mungkin hanya dapat membeli satu jenis saham saja, nilai dari portfolio anda tentunya akan sangat bergantung pada kinerja harga saham tersebut. Jika kinerjanya baik, anda akan mendapatkan keuntungan, tetapi jika harga saham tersebut jatuh, anda akan mendapatkan kerugian yang persentasenya sebesar investasi anda. Diversifikasi memberikan keseimbangan dengan memberikan batasan maksimum atas investasi pada suatu jenis saham.
Contoh keuntungan dari diversifikasi : Jika anda menginvestasikan Rp 5.000.000 dalam reksa dana tersebut mempunyai beberapa macam saham dan 1% dari asetnya diinvestasikan pada saham perusahaan XYZ. Pada hari berikutnya, pesaing terbesar dari perusahaan XYZ kalah bersaing. Nilai saham dari XYZ mengalami penurunan 25%. Jika anda menginvestasikan seluruh uang anda pada saham XYZ, maka Rp 5.000.000 anda akan turun menjadi Rp 3.750.000. Tetapi dalam reksa dana, dimana saham XYZ hanya sebesar 1% saja, penurunan harga tersebut sedikit saja pengaruhnya.

Bagaimana Kepemilikan dan Harga Saham Reksa Dana? Kepemilikan reksa dana adalah melalui unit saham. Dimana anda sebagai investor mempunyai sejumlah unit tertentu dari reksa dana, tergantung berapa besar dana yang anda investasikan dalam reksa dana tersebut. Investor akan mendapatkan bagian dari keuntungan atau kerugian reksa dana setiap waktu. 

Setiap reksa dana mempunyai apa yang disebut harga saham atau lazim disebut Nilai Aktiva Bersih (Net Assets Value) yaitu nilai dari setiap satu unit saham reksa dana. Kebanyakan reksa dana menghitung harga sahamnya setiap hari atau setiap minggu, karena nilai dari saham-saham dalam portfolio reksa dana berubah harganya setiap hari mengikuti pergerakan dari saham-saham dipasar modal dan pasar uang. Harga saham reksa dana dihitung dengan membagi nilai portfolio dalam reksa dana dengan jumlah saham yang beredar dari reksa dana tersebut. 

Sebagai contoh : Reksa dana ABC mempunyai total nilai seluruh investasi Rp 2.000.000.000 sedangkan jumlah saham yang beredarnya 500.000 lembar, maka harga saham per unit reksa dana ABC adalah Rp 4.000.

Jenis Reksa Dana yang dapat anda beli?
Pada umumnya semua reksa dana mempunyai kesamaan didalam struktur, tetapi berbeda dalam tujuan. Beberapa reksa dana menekankan keamanan dan kestabilan, sementara yang lain menekankan pendapatan yang teratur, dan yang lainnya untuk pertumbuhan jangka panjang.
Oleh karena itu, hal yang penting adalah menetapkan tujuan anda sebelum memilih suatu reksa dana.
1. Reksa Dana berpendapatan tetap (Fixed Income Fund) : Bersifat lebih stabil.
Yaitu Reksa dana yang berinvestasi pada instrumen fixed income yang berkualitas baik seperti sertifikat deposito (CD), Commercial Paper (CP), dan sertifikat obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan swasta, BUMN, pemerintah, dll. Instrumen-instrumen tersebut memberikan tingkat suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan bank namun tetap bersifat konservatif. Reksa Dana berpendapatan tetap cocok untuk orang yang ingin berinvestasi jangka pendek atau yang tidak ingin mengambil resiko akan kehilangan sebagian nilai investasinya. Namun anda tidak dapat berharap akan mendapatkan keuntungan yang besar apabila anda mempertimbangkan tingkat inflasi pertahun.

2. Reksa Dana saham (Equity Fund) : bersifat lebih jangka panjang
Reksa dana saham biasanya menginvestasikan dananya pada saham-saham yang dicatatkan dibursa, yang mewakili kepemilikan didalam perusahaan. Reksa dana saham paling cocok untuk orang yang ingin berinvestasi jangka panjang, untuk beberapa tahun bahkan mungkin beberapa dekade. Ide dibelakang reksa dana saham adalah harga-harga saham mengalami kecenderungan naik dan turun didalam jangka pendek, namun sejarah menunjukkan bahwa reksa dana saham menghasilkan keuntungan yang lebih besar dalam jangka panjang dibandingkan dengan investasi pada Fixed income. Jadi, sementara investasi anda pada reksa dana saham mengalami penurunan ataupun kenaikan nilai setiap harinya, dalam jangka panjang hasilnya akan lebih besar besar daripada anda menginvestasikannya dalam reksa dana pasar uang atau reksa dana campuran, khususnya juka diperbandingkan dengan tingkat inflasi tiap-tiap tahun.

3. Reksa dana Campuran (Balance Fund) : kombinasi dari kedua diatas
Reksa dana campuran berinvestasi baik pada instrumen fixed income jangka pendek maupun pada saham-saham perusahaan yang dicatatkan di bursa.
Reksa dana jenis ini mengoptimalkan keuntungannya melalui saham-saham dipasar modal, disisi lain sebagai penyangganya adalah melalui instrumen fixed income.
Investasi di reksa dana (khususnya saham) adalah tujuan jangka panjang. “Waktu” sesungguhnya berpihak kepada anda, dengan asumsi bahwa manajer investasi anda berinvestasi dengan membeli saham saham dari perusahaan-perusahaan yang pertumbuhannya sangat solid, didukung oleh manajemen yang baik dan perencanaan-perencanaan bisnis yang jitu. Dengan kata lain, berinvestasi dengan benar sesungguhnya adalah bagaimana menjadi pendamping/partner dari suatu perusahaan yang baik, sambil menikmati keuntungan/laba yang dihasilkannya dari waktu kewaktu.

Investasi sesungguhnya bukan berkisar pada prediksi akan turun naiknya harga saham dalam jangka pendek. Ramalan-ramalan diseputar bursa saham, yang mungkin sering anda dengar, sesungguhnya tidak ada arti sama sekali dan hanya membuat para peramal kelihatan hebat.

Sementara itu ada sebagian orang yang beranggappan bahwa dia dapat melakukan investasi pada saat/timing yang tepat dengan cara menjual dan membeli saham-saham di Bursa sewaktu-waktu. Sebagai investor profesional yang telah berkecimpung selama kurang lebih 10 tahun, kami yakin tidak ada seorangpun, termasuk diri kami sendiri, yang dapat melakukan hal tersebut dengan sukses dan konsisten.
Jadi, pelajaran apa yang dapat ditarik dari kejadian-kejadian turun naiknya dan hiruk pikuknya bursa saham?

Lupakanlah apa yang terjadi! Ini yang pertama harus anda lakukan. Selanjutnya, cobalah baca tabel pergerakan saham-saham sekali dalam satu bulan, atau bahkan lebih baik lagi jika setahun sekali. Apabila ada yang memberitahukan anda bahwa beberapa saham harganya terperosok, seharusnya yang pertama kali terlintas dalam benak anda adalah : “Bagus ! ini saatnya untuk membeli lebih banyak lagi!”

Harus diingat bahwa berinvestasi itu bukan hal yang mudah, seringkali kita dapatkan hal-hal sebagai berikut: 
Beberapa kali dalam satu tahun, bursa saham mengalami penurunan atau bahkan terjerembab, dan seakan ada dorongan yang sangat kuat bagi anda untuk ikut menjual atau melepaskan saham-saham anda. Ini suatu hal yang sangat tidak dianjurkan, justru dengan menahannya anda dapat menyelamatkan uang anda!
Jadi, kapan waktu yang tepat untuk menjual? Sesungguhnya waktu yang tepat untuk menjual itu tidak pernah ada. 
Manajer investasi anda akan menjual saham saham atas nama anda, hanya bilamana dia mengetahui sesuatu yang sangat penting dan mendasar telah terjadi pada perusahaan bersangkutan, seperti: berhentinya manajemen yang baik di perusahaan tersebut, kegagalan dari produk yang baru diluncurkan, meningkatnya persaingan dan lain sebagainya. 

Para manajer investasi yang baik dan berorientasi jangka panjang tidak pernah sekalipun menjual saham karena harganya sudah terlalu tinggi, atau lebih celaka lagi karena terlalu rendah, karena kepanikan dalam menjual (panic selling) adalah suatu kesalahan. Ingatlah bahwa anda tidak boleh menjual suatu saham/reksa dana terkecuali anda mengetahui mengapa anda membeli saham/reksadana tersebut pertama kali.
Oleh karenanya, sekali anda berinvestasi di saham/reksa dana, ketidak aktifan anda justru merupakan suatu tindakan yang cerdik (intelligent behaviour).

Kesimpulannya, belilah saham/reksadana dengan menggunakan uang yang tidak anda butuhkan dalam jangka pendek, dan janganlah lupa bahwa “rentang waktu” dalam hal ini jauh lebih berarti dari “saat/timing” itu sendiri;
Dan hal yang lebih penting lagi dibandingkan dengan saham atau reksadana apa yang anda beli, adalah apa yang anda lakukan setelah anda membeli saham/reksadana tersebut.

Bagaimana Anda MEMILIH sebuah Reksa Dana?
Ada dua hal yang paling dihindari oleh para investor, yaitu: kerugian yang besar dan penyesalan. Jadi langkah pertama adalah menentukan jenis reksa dana yang sesuai dengan kebutuhan anda, jangka waktu investasi, dan cara anda dalam mengelola keuangan anda sendiri.

Anda tentu tidak ingin menyesal karena memiliki investasi yang besar namun tidak memberikan hasil yang sesuai, dan disisi lain anda tidak memiliki investasi yang terbukti memberikan hasil yang lebih baik. Semua orang ingin mendapatkan “investasi terbaik” dan beragam, dalam kaidah itulah reksa dana didirikan, yaitu untuk tujuan investasi yang berbeda beda dari para investor. Jadi langkah pertama adalah menentukan jenis reksa dana yang sesuai dengan kebutuhan anda, jangka waktu investasi, dan cara anda dalam mengelola keuangan anda sendiri.

Semua investor, baik pemula maupun yang telah berpengalaman, memulai langkah investasinya dengan tujuan yang umunya sama seperti menabung untuk masa pensiun atau untuk biaya pendidikan, mempertahankan kekayaan yang telah ada, dan mendapatkan penghasilan. Dalam hal ini anda harus menentukan tujuan investasi anda dan resiko apa yang anda inginkan.
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, lebih banyak waktu dari uang yang anda miliki, maka anda sebaiknya memilih reksadana yang berpotensi lebih besar dalam jangka panjang, karena anda tidak terlalu memikirkan fluktuasi harga pada jangka pendek.

Bagaimana Anda MEMILIH sebuah PERUSAHAAN MANAGER INVESTASI?
Setelah anda memutuskan jenis dari reksadana yang sesuai dengan tujuan anda, langkah selanjutnya adalah memilih manajer investasi. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan:
1. Kepercayaan. Dapat dilandaskan kepada reputasi ataupun besarnya perusahaan tersebut, maupun siapa grup yang berada dibelakangnya.
2. Pengalaman. Dalam hal ini harus dilihat kinerja mereka dalam pengelolaan reksa dana yang sudah ada pada mereka, apakah cukup konsisten unutk rentang waktu yang lama.Hal ini penting, karena kinerja yang baik pada suatu rentang waktu yang pendek belum tentu menggambarkan kinerjanya dalam rentang waktu yang lama.

Apakah Anda memerlukan DANA BESAR untuk membeli REKSADANA?
Tidak, anda tidak memerlukan dana yang besar. Walaupun pada umumnya reksa dana mempunyai batasan minimal untuk setiap penyertaan, namun jumlahnya relatif kecil bila diperbandingkan dengan banyaknya jenis portofolio yang ada didalam reksa dana anda. Umumnya batasan minimal untuk setiap penyertaan berkisar antara Rp. 500.000,- sampai dengan Rp. 5.000.000,-.

Bagaimana Anda MEMBELI dan MENJUAL REKSADANA?
Anda akan diminta mengisi formulir aplikasi pembelian dan mengembalikannya bersama dengan bukti pembayarannya atau bisa juga melalui transfer bank.
Setelah anda memutuskan jenis reksadana yang sesuai dengan pilihan anda, hubungi perusahaan manajer investasi yang mengelola reksa dana tersebut. Anda akan diminta mengisi formulir aplikasi pembelian dan mengembalikannya bersama dengan bukti pembayarannya atau bisa juga melalui transfer bank. Setelah segala persyaratan dipenuhi dan disetujui oleh manajer investasi maka kepemilikan anda di reksa dana tersebut menjadi efektif. Sebagai bukti kepemilikan, anda akan menerima kontrak pembelian. Demikian halnya sewaktu anda ingin menjual kembali saham reksa dana yang anda miliki, anda harus mengisi formulir penarikan dan mengembalikannya kepada perusahaan manajer investasi.
 
Pada umunya, dana tersebut akan anda terima dalam waktu satu minggu setelah tanggal penarikan. Transaksi pembelian atau penjualan dapat dilakukan secara harian atau mingguan tergantung ketentuan dari reksa dana masing masing.

BIAYA apa saja yang harus Anda bayar ?
Apabila anda membandingkan biaya investasi pada reksa dana dibandingkan dengan waktu yang anda perlukan untuk memilih saham atau instrumen pasar uang anda secara langsung di bursa, maka anda akan menyadari bahwa berinvestasi di reksa dana sangat ekonomis.
Pada dasarnya ada tiga macam biaya dalam reksa dana: Yang pertama adalah biaya manajemen tahunan, dimana biaya tersebut digunakan untuk mengelola reksadana. Anda tidak membayar biaya tersebut secara langsung, tetapi sudah diperhitungkan kedalam nilai reksadana tersebut. Biaya manajemen unutk reksa dana pasar uang biasanya tidak lebih dari 1% per tahun, dan untuk reksa dana saham bisa mencapai 2.5% per tahun.
Yang kedua adalah biaya penempatan/pembelian, anda harus membayarnya dimuka. Besar biaya tersebut berkisar antara 0% s/d 6% tergantung jenis dan penempatan dari masing masing reksa dana.
Yang terakhir, beberapa reksa dana memberlakukan biaya penarikan yaitu biaya yang dibebankan sewaktu anda menjual atau mencairkan investasi anda.

Mengapa VISI JANGKA PANJANG penting dalam berinvestasi?
Berinvestasi dengan visi jangka panjang bukan hanya suatu hal yang penting utuk dilakukan, melainkan juga suatu pemikiran yang brilian khususnya menyangkut persiapan menghadapi masa pensiun. Hal ini berkaitan dengan apa yang dinamakan “efek berganda” dari suatu investasi.
Untuk lebih mudahnya, berikut adalah sebuah contoh:
Jika pada usia 10 tahun anda mendapat warisan sebesar Rp 5 juta, dan anda menginvestasikan-nya dengan penghasilan 20 persen per tahun, ketika anda lulus dari SLTA pada usia 18 tahun, investasi anda telah menjadi Rp 21,5 juta. Jika anda tetap menaruh uang tersebut sebagai investasi, maka ketika lulus universitas, investasi anda telah menjadi Rp 64,2 juta. Ketika anda berumur 30 tahun, investasi anda menjadi Rp 191,7 juta. Usia anda 50 tahun menjadi Rp. 7.35 milyar, demikian seterusnya sehingga ketika anda berusia 65 tahun, investasi anda telah menjadi Rp. 113.2 milyar. Luar biasa!

FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG UTAMA
1. Risiko Perubahan Kondisi Ekonomi dan Politik 
Sistem ekonomi terbuka yang dianut oleh Indonesia sangat rentan terhadap perubahan ekonomi international. Perubahan kondisi perekonomian dan politik di dalam maupun di luar negeri atau peraturan khususnya di bidang Pasar Uang dan Pasar Modal merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja portfolio Reksadana.
2. Risiko berkurangnya Nilai Unit Penyertaan 
Nilai Unit Penyertaan Reksadana dapat berfluktuasi akibat kenaikan atau penurunan Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana. Penurunan dapat disebabkan oleh, antara lain: Perubahan harga Efek ekuitas dan Efek lainnya, dan Biaya-biaya yang dikenakan setiap kali pemodal melakukan pembelian dan penjualan.
3. Risiko Wanprestasi oleh Pihak-Pihak Terkait 
Risiko ini dapat terjadi apabila rekan usaha Manajer Investasi gagal memenuhi kewajibannya. Rekan usaha dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada emiten, pialang, bank kustodian dan agen penjual.
4. Risiko Likuiditas  
Penjualan kembali (pelunasan) tergantung kepada likuiditas dari portfolio atau kemampuan dari Manajer Investasi untuk membeli kembali (melunasi) dengan menyediakan uang tunai.
5. Risiko Kehilangan Kesempatan Transaksi Investasi pada saat Pengajuan Klaim Asuransi 
Dalam hal terjadinya kerusakan atau kehilangan atas surat-surat berharga dan aset Reksa Dana yang disimpan di Bank Kustodian, Bank Kustodian dilindungi oleh asuransi yang akan menanggung biaya penggantian surat-surat berharga tersebut. Selama tenggang waktu penggantian tersebut, Manajer Investasi tidak dapat melalkukan transaksi investasi atas surat-surat berharga tersebut, kehilangan kesempatan melakukan transaksi investasi ini dapat berpengaruh terhadap Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan.

Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam.

Kebahagiaan yang dapat menular kepada orang lain

Seorang pemuda kantoran yang berangkat kerja pada pagi hari di ibukota yang kejam memanggil ojek, dan naik...
'Selamat pagi Mas,'...katanya menyapa sang tukang ojek terlebih dulu...
'Pagi yang cerah bukan?' sambungnya sambil tersenyum,... lalu bersenandung kecil.

Si tukang ojek tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, dengan senang hati, Ia mengendarai motornya. Sesampainya ditempat tujuan.. Pemuda itu membayar dengan uang sejumlah 30ribuan, untuk ongkos ojek yang hampir 20 ribu.

'Kembaliannya buat bapak saja...selamat bekerja Pak..' kata pemuda dengan senyum.
'Terima kasih...' jawab si tukang ojek dengan penuh syukur...
'Wah.. aku bisa sarapan dulu nih... Pikir tukang ojek itu...
Dan ia pun menuju ke sebuah warung tegal.

'Biasa Pak?' tanya si mbok warung.
'Iya biasa.. Nasi sayur... tapi.. untuk pagi ini mbok tolong tambahkan untukku sepotong ayam goreng'..jawab si tukang ojek dengan tersenyum. Dan, ketika membayar nasi , di tambahkannya dua ribu rupiah 'Buat jajan anaknya si mbok,.. 'begitu katanya.

Dengan tambahan uang jajan dua ribu, pagi itu anak si mbok berangkat kesekolah dengan senyum lebih lebar. Ia bisa membeli jajanan untuk makan siang... Dan diberikannya pada temannya yang tidak punya bekal makan siang.

Begitulah...cerita bisa berlanjut..Bergulir... .seperti bola salju...Si tukang ojek bisa lebih bahagia Hari itu...Begitu juga keluarga si mbok...Teman2 si anak...keluarga mereka...Semua tertular kebahagiaan...

Kebahagiaan, seperti juga kesusahan, bisa menular kepada siapa saja disekitar Kita.
Kebahagiaan adalah sebuah pilihan...
Jadi,,,Siapkah kita menularkan kebahagiaan hari ini? ^_^

terinspirasi dari sebuah milis motivasi :)

Menjadi Majikan bagi Nasib Diri Sendiri

"Miskin dan kaya adalah nasib " ini adalah mitos yang berlaku di dalam masyarakat, khususnya di negara berkembang. Tak terkecuali di negara kita, Indonesia.

Kita sering mendengar, bahkan mungkin termasuk di antara kita pernah berucap; miskin sudah merupakan nasib kita. Bagaimanapun kita bekerja keras, nasib tidak mungkin berubah, karena ini sudah suratan takdir. Sebaliknya, kalau nasib kita sudah ditentukan dari "sononya" kaya, maka usaha apa pun, bahkan kerja "seenaknya"pun bisa menjadikan kita sukses dan kaya.

Entah sudah berapa abad umur mitos seperti ini, sadar atau tidak, sudah diterima secara dogmatis di dalam masyarakat kita. Ditambah dengan mitos-mitos modern yang destruktif, seperti; bila kita berpendidikan rendah, hanya lulusan SMA/SMP/ SD, ( bahkan S1, namun merasa hanya lulusan universitas lokal), maka spontan yang timbul di benak kita adalah kita sulit maju, sulit sukses dan kaya.

Dengan rendahnya persepsi terhadap diri sendiri seperti ini, jelas kita telah terkena penyakit mitos yang menyesatkan. Hal ini akan mempengaruhi sikap mental dalam praktek di kehidupan nyata, sehingga menghasilkan kualitas hidup "ala kadarnya" atau sekedar hidup. Jika mitos seperti ini terus menerus dipercaya dan sampai memasuki pikiran bawah sadar kita, maka mitos seperti itu akan melahirkan "nasib gagal", dan kalau mitos negatif seperti itu dimiliki oleh mayoritas masyarakat kita, lalu bagaimana mungkin kita bisa mengentaskan kemiskinan untuk menuju pada cita cita bangsa , yaitu; masyarakat adil-makmur dan sejahtera.

Kemiskinan sering kali merupakan penyakit dari pikiran dan hasil dari ketidaktahuan kita tentang prinsip hukum kesuksesan yang berlaku. Bila kita mampu berpikir bahwa kita bisa sukses dan mau belajar, serta menjalankan prinsip-pinsip hukum kesuksesan, mau membina karakteristik positif, yaitu; punya tujuan yang jelas untuk dicapai,disiplin, mau kerja keras, ulet, siap berjuang dan semangat belajar, maka pasti akan terbuka kemungkinan-kemungkinan atau aktifitas-aktifitas produktif yang dapat merubah nasib gagal menjadi sukses. Miskin menjadi kaya!

Bangun karakter sukses!Seperti pepatah dalam bahasa Inggris "character is destiny", kharakter adalah nasib.

Hancurkan mitos "miskin adalah nasib saya "

Tidak peduli bagaimanapun Anda hari ini, dari keturunan siapa, berwarna kulit apa, atau apa latar belakang pendidikan Anda. Ingat, Anda punya hak untuk sukses!!!

Jadilah majikan bagi nasib diri sendiri.
kita adalah penentu masa depan kita sendiri!

Seperti filosofi yang lahir dari kristalisasi perjuangan sepanjang kehidupan saya, yang telah terbukti yakni : Success is my right ! sukses adalah hak saya! atau arti panjangnya : Kesuksesan bukan milik orang-orang tertentu. Sukses milik Anda, milik saya, dan milik siapa saja yang benar-benar menyadari, menginginkan, dan memperjuangkan dengan sepenuh hati.

Dengan semangat dan sikap mental sukses adalah hak saya ! serta siap berjuang habis-habisan , saya yakin nasib kita pasti berubah lebih baik, karena Tuhan tidak akan tinggal diam untuk membantu kita!

Success is my right !
SUMBER:www.andriewongso.com

Antara Mimpi dan Kenyataan

Dua hal yang sangat berbeda namun keduanya bukan merupakan hal yang terpisahkan..
Mungkin seseorang berpikir bahwa mimpi itu hanyalah suatu khayalan di dalam diri..
Dan sebuah fantasi yang menyenangkan bagi pikirannya..

Namun mimpi adalah awal dari suatu keinginan yang pasti..
Yang dapat merubah hidupmu untuk selamanya..
Tanpa mimpi..kau tidak akan mempunyai keinginan untuk merubah keadaan..
Tanpa mimpi..kau tidak akan mempunyai tujuan yang pasti di dalam hidupmu..

Mimpi adalah keinginanmu yang terpendam..
Mimpi adalah awal dari keinginanmu untuk bertindak..
Mimpi adalah suatu hal yang mampu untuk merubah keadaan..
Dan satu hal yang pasti..
Mimpimu dapat menjelma menjadi realita...

Namun untuk merubah mimpimu menjadi realita..
Ada jembatan yang harus kau lalui..
Jembatan itu adalah kemauan keras dari dirimu..
Kemauan keras yang tidak akan goyah..
Sekeras apapun angin bertiup dan badai menghadang..
Sederas apapun hujan yang tercurah dari langit..
Dan sekuat apapun gelombang pasang yang menghadang..
Semua itu tidak akan menggoyahkanmu..
Apabila kau mau untuk melewati jembatan itu..

Untuk merubah mimpimu menjadi realita..
Kau harus membayar harganya..
Kau harus berani untuk bertindak..
Dan kau harus siap tercabik-cabik dari duniamu yang selama ini kau nikmati..

Mungkin kau berpikir..
Hanya dengan sedikit tindakan dan keinginan di mulutmu..
Kau sanggup mewujudkan mimpimu..
Namun sesungguhnya hal itu adalah suatu kesalahan..
Karena tanpa melewati jembatan dan membayar harganya..
Kau tak akan mampu mengubah mimpimu menjadi realita..

Jika kau hanya berkata di mulutmu..
Namun kau tidak berani untuk bertindak dan membayar harganya..
Ketahuilah..
Mimpimu akan tetap menjadi harapan kosong..
Dan jalanmu akan tetap hampa untuk selamanya..
Karena jembatan yang harus kau lalui..
Dan harga yang harus kau bayar..
Adalah penghubung antara mimpi dan realita yang ada..
Yang sanggup untuk merubah segalanya..
Dan sanggup menjadikanmu menjadi pribadi yang lebih kuat..

Jembatan penghubung yang adalah kemauan keras dari dirimu..
Adalah hal yang harus kau lalui..
Dan tidak dapat kau hindari..
Memang untuk melewati jembatan itu..
Pastilah kau akan membayar harga yang mahal di dalam hidupmu..

Namun ketahuilah..
Ketika kau mau untuk melewati jembatan itu dengan sungguh-sungguh tanpa mengeluh..
Kau siap untuk merubah mimpimu menjadi realita yang akan mengubah hidupmu untuk selamanya..
SUMBER:vibizlife.com

Kekuatan Cinta

Sebuah rumah sakit di Amerika sedang melakukan eksperimen yang cukup menarik. Sekelompok bayi dibelai selama sepuluh menit selama tiga kali sehari. Satu kelompok bayi yang lain tidak pernah mendapatkan belaian. Selang beberapa hari kemudian, ternyata berat badan bayi yang mendapatkan belaian menjadi dua kali berat badan bayi dalam kelompok yang tidak pernah dibelai. Faktanya, tanpa cinta bayi tidak akan tumbuh dengan sehat.

Kekuatan cinta sungguh luar biasa. Seperti itu juga jika kita mempratekkan kekuatan cinta terhadap pekerjaan yang sedang kita geluti. Sebagaimana tanpa cinta bayi tidak akan tumbuh dengan sehat, tanpa cinta pekerjaan kita juga tidak akan pernah berkembang. Hampir-hampir mustahil kita mengharapkan karir kita naik sementara kita tidak pernah mencintai pekerjaan kita. Sangat tidak mungkin bisnis kita bisa berkembang jika kita sendiri sudah merasa bosan terhadap bisnis kita tersebut.

Saya tahu rasanya jatuh cinta, karena saya mengalaminya saat pacaran dulu. Saya jadi sedemikain kreatif dalam mengekspresikan cinta. Saya begitu bersemangat dan sedemikian antusias pada saat kencan. Ketika mengalami masalah, saya tidak gampang menyerah. Itulah kekuatan cinta yang saya rasakan.

Saya bisa bayangkan betapa efektifnya pekerjaan yang sedang kita geluti, kalau kita mengerjakannya dengan penuh cinta. Kita akan bekerja dengan penuh semangat, penuh gairah, penuh kreatif, dan tidak gampang menyerah pada saat mengalami masalah. Kalau masih tidak percaya, cobalah amati mereka yang bekerja dengan penuh cinta, lalu bandingkan mereka yang bekerja tanpa rasa cinta sama sekali. Hasilnya akan jelas berbeda. Bagaimana dengan Anda? Apakah hari ini kita justru terjebak dengan rutinitas pekerjaan yang membosankan? Munculkan kembali rasa cinta kita terhadap pekerjaan kita sehingga kita kembali bergairah dalam melakukan pekerjaan kita hari ini.

Setiap pekerjaan akan menjadi efektif dan maksimal jika dikerjakan dengan penuh cinta.

sumber :
vibizlife.com

Satu Jam Saja

Cerita remaja ini berawal saat seorang anak SMU yang bernama Rafi sedang duduk-duduk di teras rumahnya. Tiba-tiba ia melihat remaja sebaya sedang naik sepeda lalu jatuh tersungkur tepat di depan rumahnya. Isi tas plastik pemuda itu tumpah dan berhamburan ke luar. Tanpa berpikir panjang, Rafi segera menolongnya. Rafi membantunya berdiri dan mengumpulkan barang-barangnya yang berserakan di jalan. Semprotan serangga, tali, dan beberapa barang lain yang dibawa remaja itu akhirnya sudah masuk ke dalam tas plastiknya lagi. Rafi juga melihat kaki pemuda itu terluka, maka Rafi memintanya mampir sebentar agar lukanya bisa diobati. Anak ABG itu menyetujuinya dan mereka berdua masuk rumah.

Satu Jam Saja....

Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya,
“Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita?”.
Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata, “Tidak, nak”.
Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi,
“Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun?”
Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.
“Oh ayah, bagaimana kalau 1 bulan, apakah kita bisa hidup tanpa melakukan kesalahan?”
Ayahnya tertawa, “Mungkin tidak bisa juga, nak”.
“OK ayah, ini yang terakhir kali, apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja?”.
Akhirnya ayahnya mengangguk,
“Kemungkinan besar, bisa nak dan Allah yang Maha Pengasihlah yang akan memampukan kita untuk hidup benar”.
Anak ini tersenyum lega.
“Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam, ayah.
Lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku
dapat hidup dengan benar….”
setitikembuninspirasi.com

Temans...Pernyataan tadi mengandung kebenaran sejati.
Marilah kita hidup dari waktu ke waktu, dengan memperhatikan cara kita menjalani hidup ini.
Dari latihan yang paling kecil dan sederhana sekalipun, akan menjadikan kita terbiasa, dan apa yang sudah biasa kita lakukan akan menjadi sifat, dan sifat akan berubah jadi karakter, dan karakter akan menjadi destiny…..

Hiduplah 1 jam TANPA

tanpa kemarahan,
tanpa hati yang jahat,
tanpa pikiran negatif,
tanpa menjelekkan orang,
tanpa keserakahan,
tanpa pemborosan,
tanpa kesombongan,
tanpa kebohongan,
tanpa kepalsuan…
Lalu ulangi lagi untuk 1 jam berikutnya.. .
Hiduplah 1 jam DENGAN
dengan kasih,
dengan sukacita,
dengan damai sejahtera,
dengan kesabaran,
dengan kelemahlembutan,
dengan kemurahan hati,
dengan kerendahan hati,
dg penguasaan diri…

Dan ulangilah untuk 1 jam berikutnya.. .

SUMBER:

Seberapa Sering Anda Jatuh??

Apakah Anda suka bermain sepeda, merasakan asyiknya ditiup angin dan menari di atas roda yang bergulir? Tentu saja sebelum mahir bersepeda, Anda pasti sempat belajar dan jatuh bangun bukan?

Awalnya Anda akan menjejakkan kaki, berusaha agar bisa berdiri seimbang di atas dua roda itu. Perlahan salah satu kaki Anda dijejakkan agak keras agar sepeda melaju ke depan.

Lelaki Dua Surga

dakwatuna.com – “Sesungguhnya putriku ini adalah amanah di pundakku dan aku berusaha mencari untuk kebaikan urusannya pada apa yang telah aku perbuat.” Atas alasan itulah Said Bin Musayyib menolak pinangan Amirul Mukminin dan menikahkan putrinya dengan orang kalangan biasa dari kaum muslimin.


Mendung duka belum tersaput dari wajah lelaki yang baru kehilangan orang yang paling dikasihi. Dia tidak tahu bahwa ternyata malam itu adalah malam terakhir dirinya menjumpai istri di rumahnya yang sederhana.. Terbayang kembali wajah istrinya, yang demikian baik kepadanya. Dialah yang senantiasa menghibur kesedihannya. Ikut memahami dan merasakan kegalauannya. Istri yang selalu mendoakannya agar dirinya mendapatkan hidayah Allah. Istri yang senantiasa mengalirkan air mata pada tiap-tiap pertengahan malam, yang selalu menyemangati untuk selalu mencari ridha Allah.


Koalisi

Teman saya, single mother dengan seorang anak, tengah sibuk mencari jodoh. Saat teman-temannya berniat memperkenalkannya pada seorang 'duren' (duda keren) yang punya dua orang anak, serta-merta ia menolak. “Saya bawa satu anak, dia bawa dua anak, waaah ribet”, begitu komentarnya. Loh, baru ‘koalisi’ antara 5 orang begitu saja sudah merasa ribet. Sementara, sekarang ini kita lihat partai-partai politik, bisa dengan mudahnya menyeberangi visi, misi, bahkan dikhawatirkan mengingkari ideologinya sendiri, untuk memenangkan 'jumlah kursi'.

Menyaksikan koalisi partai-partai Indonesia, mungkin rasanya sama seperti melihat produsen mobil Fiat, Italia, yang berencana mengakuisisi Chrysler dan Operasional General Motor (GM) di Eropa, sementara GM dan Chrysler juga tengah dalam pembicaraan untuk mengawinkan dua nama besar dalam industri otomotif Amerika yang tengah mengalami kesulitan keuangan itu. Sulit rasanya membayangkan Fiat, manajemen perusahaan yang yang berorientasi efisiensi dengan produksi terpopuler Fiat Cinque Cento, mobil keluarga mungil berkekuatan ‘hanya’ 500cc, mengelola perusahaan yang memproduksi mobil ’tangguh’ dan ‘boros’, seperti Impala, Cadillac dan Chevrolet Nova. Tentunya ‘koalisi’ ini perlu betul-betul dicermati, dianalisa, dibuatkan action plan dengan sangat cerdas dan teliti, agar saling menguntungkan dan saling melengkapi. Pihak yang tadinya berprinsip ‘either-or’ menjadi ‘both-and’. Pastilah kedua belah pihak sudah mempertimbangkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan: Apakah mereka akan berkooperasi atau bersaing? Apakah akan berhemat atau melakukan diferensiasi? Apakah akan membunuh beberapa produk? Produk mana yang akan ‘dikalahkan”?Apakah kuat melakukan “management without tradeoffs”? 

Berapa gaji untuk para ibu?

“Berapa gaji ibumu sebulan?” begitu tanya kawan Dina (11 thn ) di sms padanya, dan Dina berlari padaku…”berapa ma..? hmm... dari ayah sekian..dari kantor sekian...” jawabku tersenyum.

“Berapa gaji untuk para ibu..?“ demikian pertanyaan seorang kawanku di facebook, dia seorang direktur juga merangkap sebagi seorang ibu, supir dan juga tukang masak demikian urainya dalam sebuah notes “housewife” di facebooknya.

Muhammad Ali Bersyahadat di Atas Ring Tinju

Islam membawanya pada kedamaian dan kepercayaan diri yang tinggi.
 

Bagi penggemar tinju dunia, tentu tak asing dengan nama Muhammad Ali, mantan juara dunia kelas berat tiga kali. Di masanya, Ali terkenal sebagai seorang petinju yang sangat ditakuti oleh lawan-lawannya. Dan, ia pun dijuluki sebagai The Greatest (terbesar).
Sebab, dia mampu menaklukkan peitnju-petinju terbesar di zamannya, seperti George Foreman, Sony Liston, Joe Frazier, dan lainnya. Bahkan, pertarungannya melawan Foreman serta Joe Frazier menjadi pertarungan terbaik sepanjang abad ke-20. Dan, Ali pun juga dinobatkan sebagai seorang petinju terbesar di abad 20.
Nama sebagai 'Yang Terbesar' ini disematkan padanya sejak ia mengalahkan para petinju yang juga memiliki nama besar. Karena kemampuannya mengalahkan para petinju itu, ia pun menggunakan nama 'Yang Terbesar' (The Greatest) tersebut.
Ali juga dikenal sebagai petinju terbaik pada masanya. Ia pernah menjadi sebuah mesin pemukul yang sangat hebat hingga menimbulkan rasa takut pada lawannya. Sebelum berganti nama menjadi Muhammad Ali, ia bernama Cassius Marcellus Clay Junior. Hingga kini, namanya dianggap sebagai petinju terbaik yang pernah dimiliki publik Amerika Serikat dan orang kulit hitam.
Kesuksesannya merebut gelar juara dunia menempatkannya pada deretan atlet terbesar abad ke-20. Bahkan, gelar itu mengubah status pandangan masyarakat terhadap orang dan atlet kulit hitam. Keberhasilannya itu pun yang akhirnya mengangkat martabat para atlet kulit hitam ke tempat yang tinggi dengan penghormatan dan penerimaan yang baik dari masyarakat kulit putih dan hitam.